Natal Bagi Pasangan Muda Jepang

Bagi banyak anak muda di kota besar di Jepang, peringatan Natal memiliki citra tersendiri. Bukan dirinya sebagai manusia, hari Natal itu sebagai saat mereka berkasih-kasihan, berkencan sampai bercinta. Pergi ke hotel, menginap semalam dan bercinta sebagai tanda cinta mereka satu sama lain. Inilah sebagian citra Natal, terutama di banyak kota besar di Jepang.

Mengapa demikian? Ada kemungkinan Natal menjadi titik tolak cinta mereka yang abadi tak akan dapat dilupakan sampai kapan pun oleh keduanya bahwa mereka bercinta habis saat peringatan Natal. Hanya mengetahui Natal, yang kata orang Kristen, sebagai hari lahir Yesus Kristus. Lalu siapa Yesus Kristus, tidak tahu lagi dan tak mau memikirkan lebih lanjut. Itulah pikiran banyak anak muda Jepang tersebut.

Bagi banyak manusia Jepang mungkin dapat kita sebut sebagai pikiran rasionalis, hanya percaya sesuai apa daya pikir yang ada dan tercakup di otak saja. Tidak mau mempersoalkan hal lain yang dianggap tak jelas. Apalagi kalau sudah soal agama, menurut mereka, merepotkan. Begitulah pola pikirnya.

Puncak perayaan Natal justru dianggap hura-hura, kesenangan karena adanya kelahiran seorang putra manusia “khusus” tanpa mengetahui arti “khusus” tersebut dan bagi banyak anak muda Jepang mereka mengintegrasikan pacarnya sebagai hal yang khusus pula. Karena itu bercinta supaya tetap selamanya diingat dilakukan pertama kali saat Natal, sebagai bukti curahan cinta tertingginya.

Memang tidak semua anak muda Jepang demikian. Namun, citra kuat seks di waktu Natal kenyataan tak bisa dilepaskan lagi saat ini dan hal itu terbukti dengan pasti penuh hotel di Jepang, khususnya di kota besar per tanggal 24 Desember malam. Pasang lilin supaya romantis, makan yang enak, pulang ke hotel dan bercinta. Keesokan harinya pulang ke rumah masing-masing dengan rasa kebahagiaan sebuah “upacara ritual pribadi” telah dilaksanakan dengan baik.

Wow.

Posted by Alita Pradestia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: